Connect with us

Music

Rilis ‘Ada Aku’, Si Kembar Keiko & Kioko Do’akan Seluruh Anak Indonesia

Published

on

FEM Indonesia – Menyambut Hari Anak Nasional yang diperingati setiap 23 Juni, di tahun ini penyanyi cilik Keiko & Kioko merilis lagu berjudul ‘Ada Aku’.

Adalah hasil ciptaan Lukas SYD, Erick SYD & Saleha Juliandi yang menjadi pembuka si anak kembar ini dikancah industri musik untuk anak di tanah air Indonesia.

Liriknya pun menarik lantaran tentang doa dan dukungan untuk seluruh sahabat di manapun berada, meski berjarak jauh memisahkan, terlebih saat pandemi Covid 19 membuat tak bisa saling bertemu. Keiko & Kioko memberikan doa dan dukungan dari jauh melalui lagu ini.

Dari sisi musiknya bergenre pop plus unsur musik Jepang diaransemen oleh musisi Daniel Thamrin. Dan ada penggunaan sedikit bahasa Jepang, sehingga ada korelasi yang manis dan cathy cocok dengan paduan suara dari keduanya.

Bernama lengkap Keiko Sayida Salvia  & Kioko Sayida Kania kelahiran Jepang, 11 Maret 2011, dilirik Nagaswara saat meminta ijin untuk mengcover lagu Syantik yang dipopulerkan Siti Badriah dengan mengubah lirik (translirik) ke versi anak-anak menjadi judul “Malas”.

Selain menyanyi, Keioko Kioko punya keahlian lain seperti melipat origami, membuat gambar digoital, membuat produk masker, tas, sarung bantal dengan design sendiri, gemar merajut kain, bercocok tanam, senang memelihara hewan seperti kucing, hamster, kura-kura, dan ikan.

Keduanya memang bukan keturunan warga negara Jepang, hanya saja Ayah Keiko dan Kioko pernah menjalani kuliah doktor di Jepang. Dan pernah menjadi peneliti bidang syaraf di Jepang, Ketika tinggal di Jepang, lahirlah Keiko & Kioko sesaat sebelum terjadinya gempa dengan 9 skala magnitudo di Tohuku yang diikuti tsunami besar (2011). Nama Keiko & Kioko yang artinya anak yang selalu bahagia dan ceria walau dalam keadaan apapun (susah maupun senang).

Sejak usia 5 tahun keduanya pernah punya lagu “ Kusimpan Sampah” ciptaan sang bunda Saleha Juliandi. Melalui lagu tersebut Keiko & Kioko pernah diundang oleh tayangan Hitam Putih Deddy Corbuzier di Trans TV sebagai anak yang menginspirasi dan diacara -acara tv lainnya seperti RTV dan DAAI TV.

Prestasi disekolah juga selalu menjadi peringkat 1-3 di kelasnya, dipercaya sebagaai perwakilan untuk kegiatan Pramuka se-Bogor, dan sering di undang oleh  Walikota Bogor dan KPAI  Bogor untuk acara anak-anak dan dipercaya Komnas Anak untuk menyambut Hari Anak.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hiburan

Idialis, Mita The Virgin Tak Mau Cover Lagu Karya Orang Lain

Published

on

By

FEM Indonesia – Sudah menjadi trend saat ini, musisi atau penyanyi melejit namanya lewat unggahan dengan cover Iagu di YouTube.

Melihat trend tersebut, Mita dedengkot The Virgin pun tak mau ketinggalan. Puluhan Iagu karyanya ternyata sudah di buat cover sendiri. Namun Mita mengaku enggan membawakan karya orang lain dalam membuat cover version. Kenapa?

“Ngapain cover Iagu orang, gue kan punya karya original. Gue pun kolaborasi dengan lbnu Borneo dalam membuat karya akustik,” tegas Mita dilansir dari Nagaswara News, Selasa (9/8/2022).

Mita menambahkan, secara pribadi ia mengaku tertarik melakukan cover Iagu dengan tujuan untuk memperkenalkan Iagu-Iagu lama yang mungkin sudah tak diketahui oleh generasi milenial dan Gen Z. Selain itu, untuk memberikan hiburan untuk fansnya, Virginity.

“Tapi,m itu untuk jangka panjang namun untuk sekarang aku lebih mau cover lagu-lagu The Virgin yang pernah hits, tapi aku bikin versi akustik dan sesi DJ remix karena aku kan juga nge-DJ sekarang,” jelas Mita.

Mitha bercerita, mulai tertarik meng-cover lagu setelah mendapatkan edukasi dari Nagadigit yang merupakan jaringan multi channel penyedia Iayanan pihak ketiga yang berafiliasi dengan sejumlah kanal YouTube. Kehadiran aplikasi itu menawarkan Iayanan pengembangan penonton, konten, kolaborasi kreator, manajemen hal digital, monotosasi, dan penjualan.

“Sekarang sudah ada wadahnya karena orang bingung, ya, mau cover kemana. Jadi, karena adanya Nagadigit bagi orang-orang yang seperti aku idealis, jadi kepengin membuat video cover,” tandas Mita.

Saat ini Mita sudah membuat belasan video cover musik terbaru single “Disini”, “Cuma Kamu”, “Belahan Jiwa”, “Bungkam”, ” Egois”, “Yang Terbaik’, “Maaf Aku Mencintaimu”, dan “Positive Negative”. Penasaran?

Continue Reading

Hiburan

Garap Project Baru, Farani Bernostalgia dari Tembang Nike Ardila dan Novia Kolopaking

Published

on

By

FEM Indonesia – Tumbuh dengan musik pop menjadi salah satu alasan artis pesinetron, Farani, miliki misi membangkitkan kembali lagu-lagu pop nostalgia.

Dimulai dengan mengenalkan kembali lagu-lagu pop lama, pelantun tembang “Gagal Mudik” akan merilis karya cover lagu nostalgia era 80 dan 90-an bersama tim Roadmusic Nagaswara.

“Aku ingin anak sekarang juga dapat mendengar kembali lagu-lagu lama yang bagus. Lagu-lagu yang bisa menjadi inspirasi mereka karena lagu-lagu seperti itu yang jadi inspirasi aku dalam berkarir,” jawab Farani dilansir dari Nagaswara News, saat di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (8/8/2022).


Untuk project pertama ini, Farani mengemas lagu yang pernah dipopulerkan Novia Kolopaking dan Nike Ardilla. Dua sosok penyanyi tersebut diakui Farani memiliki pengaruh bagi dirinya dalam memulai karir di industri musik.

“Aku sebenarnya ingin menjadi penyanyi pop karena dua penyanyi itu, meski jalan karir aku di dancedhut. Menyanyikan lagu pop dari kedua penyanyi itu jadi semangat aku. Semoga saja bisa diterima sama anak kekinian,” tandas pelantun single “Atas Nama Cinta”. Kita tunggu saja perilisannya.

Continue Reading

Hiburan

Pernah Dianggap Sampah Naik Kelas, Andezz Bangkit dengan “Sebatang Kara”

Published

on

By

FEM Indonesia – Pengalaman pahit adalah guru yang paling baik dalam menjalani hidup. Hal itu juga pernah dialami Andez dulu dalam menekuni karir sebagai seorang musisi.

Hanya karena sebuah hinaan, selama beberapa tahun Andez sempat tak berani menekuni dunia musik dengan serius.

“Waktu itu ada yang bilang kalau saya tidak ada apa-apanya, hanya bagian dari sampah lalu diangkat jadi musisi. Sejak itu saya putus asa dan tidak berani menekuni dunia musik,” kata Andez menceritakan pengaman pahitnya saat launching “Swara Melayu Bersinar Lagi” di Tamini Square, Jakarta Timur, Jumat (5/8/2022) lalu.

Pengalaman pahit yang dialami Andez itu dirasakan ketika ia sebagai gitaris dan juga pencipta lagu-lagu band Gibran’s pada tahun 2011 silam. Namun, rasa trauma itu perlahan menghilang sehingga ia kembali mencoba membuat karya musik lagi di bulan Mei 2022.

Awalnya Andez hanya coba-coba saja rekaman lagu baru di studio. Lagu itu ia sendiri yang menyanyikannya. Selanjutnya pengerjaan lagu tersebut dibantu oleh Albert, mantan personil grup Vernandez hingga rampung.

“Alhamdulillah karya kami berdua yang berjudul “Sebatang Kara” diterima baik okeh CEO NAGASWARA, Rahayu Kertawiguna. Kita juha diberi kesempatan rilis secara resmi ini,” tambah Andez.

Bagi Andez bersama Albert adalah langkah awal untuk kembali ke dunia musik. Keduanya kini mengusung grup bernama Andez. Harapannya tentu sangat besar bisa kembali berkarya dan menciptakan Iagu-Iagu yang selama ini pernah ia tekuni.

“Ke depan saya berharap bisa menghasilkan karya-karya terbaik saya di dunia musik. Semoga single ‘Sebatang Kara’ menjadi kunci buat saya untuk melangkah lebih baik lagi ke depan,” harap Andez.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending