Connect with us

Music

Single Baru, The Dance Company Semangati ‘Ayo Kawin’ Untuk Anak Muda

Published

on

FEM Indonesia – Grup band The Dance Company, sang papa rock n roll yang masih diisi sejumlah artis, Baim, Pongki, Ariyo dan Nugie kembali merilis single baru yang unik, ‘Ayo Kawin!’.

Grup yang dikenal dengan sebutan TDC, membuat lirik lagu dari sebuah tema lagu yang menggugah, ketika seseorang sudah mencapai usia tertentu dengan level pemikiran dewasa akan uncul dorongan untuk segera mendapatkan pendamping hidup sejati hingga akhir hayat.

Dibungkus dengan rock ala 80”s yang kuat didistorsi gitar dan hantaman drum, TDC menjadi signifikan kehadirannya disingle terbaru di tengah maraknya musik digital yang hampir seragam di era sekarang.

Melalui siaran persnya, bahwa single digarap yang diawali dari inisiatif Baim sebagai gitaris menciptakan struktur lagu untuk dibagikan ke personil lain lewat Grup WhatsApp (WAG).

Tanggapan pertama datang dari Nugie (Drumer TDC) dan antusias menyambut ”ajakan” Baim tersebut. Nugie lalu langsung merekam ulang bagian refrain dengan tambahan beberapa nada baru.

Pongki, (Basis TDC) mengisi part-nya dan mengusulkan beberapa perubahan lirik di sana sini. Proses pengisian vokal dan bas dilakukan Pongki di Bali dari studio pribadinya.

Ariyo Wahab personil yang bisa hadir ke studio pribadi Baim dengan menyelesaikan tugasnya sebagai lead vocal. Selama proses pengisian vokal, Ariyo dipandu langsung oleh produser/pengarah vokal. Tugas dadakan itu dipikul Baim karenakan Pongki berada di Bali dan Nugie masih berada di hutan mengerjakan suatu pekerjaanya sebagai Duta Lingkungan Hidup.

The Dance Company kembali menawarkan lagu yang kuat secara melodi dan lirik yang tidak ketinggalan sentilan nakalnya. Itu jelas,terlihat dari teriakannya bersama mereka di refrain “ Ayo Kawin !”

Music

Promo Mengudara di Radio Hot, Pop, dan RRI, Duo Anggrek : Stasiun Punya Andil Penting!

Published

on

By

FEM Indonesia – Duo Anggrek yang baru saja merilis single terbarunya bertajuk E Masbuloh menjalani visit radio pada Senin (10/6/2024). Ada tiga stasiun radio yang akan dikunjungi Duo Anggrek yaitu Hot FM, Pop FM, dan RRI Pro 4 di Jakarta.

“Kaki akan mengudara di 3 radio. Jam 10 pagi di Hot, jam 12 siang di Pop, dan jam 3 sore di RRI Pro 4. Duo Anggrek mengudara demi pendengar setia radio,” ujar Devay.

Menurutnya, on air di stasiun radio merupakan bagian dari visit radio kerjasama antara NAGASWARA dengan stasiun radio. Kegiatan visit radio adalah kunjungan radio yang dilakukan artis musik dalam mendekatkan single terbaru ke pendengar radio.

On air di stasiun radio merupakan bagian dari visit radio kerjasama antara NAGASWARA dengan stasiun radio. Kegiatan visit radio adalah kunjungan radio yang dilakukan artis musik dalam mendekatkan single terbaru ke pendengar radio.

Banyak single yang hits di masyarakat, di antaranya “Goyang Duo Anggrek”, “Gayang Nasi Padang”, “Sir Gobang Gosir”, ” Sumo (Susah Move On)” dan “Buka Lapak”.

Hits dan sukses semua single dari duo ini tak lepas dari peran radio dalam memperkenalkam dan mempopulerkan setiap single, sehingga sukses di pasaran.

“Stasiun radio punya andil penting dalam mendekatkan setiap single kami ke pendengar masing-masing radio. Tanpa radio mungkin kita bukan siapa-siapa, terima kasih radio,” tambah Putri.

Continue Reading

Music

Rilis “the boy is mine”, Ariana Grande Posting Video Promo di Tengah Macet Jakarta

Published

on

FEM Indonesia – Penyanyi multi-platinum pemenang GRAMMY® Award, Ariana Grande merilis video musik resmi yang sangat dinantikan untuk “the boy is mine”.

Video yang disutradarai oleh Christian Breslauer ini merupakan single ketiga dari album baru Ariana Grande yaitu “Eternal Sunshine”, yang debut di #1 di Billboard 200, album #1 keenamnya. 

Album ini juga menampilkan hits bersertifikat RIAA Platinum “yes, and?” dan “we can’t be friends (wait for your love)” yang mana kedua single tersebut juga debut di #1 di Billboard Hot 100.

Ariana mengejutkan fans nya dengan melakukan promo foto ikoniknya yg diambil dari video clip terbaru “boy is mine” di billboard di Jakarta. 

Indonesia juga menjadi salah satu dari 7 negara yg “didatangi” oleh Ariana Grande – Indonesia, USA, Australia, Brazil, Canada, Philippines, UK.

Lalu Ariana juga mem-posting video promo Indonesia di TikTok dan IG Story yang memperlihatkan billboard foto ikonik tersebut di titik tengah Jakarta yang sedang macet

Continue Reading

Music

Rahayu Nagaswara Singgung Serbuan Digital dalam Berpromo, Begini Katanya!

Published

on

By

FEM Indonesia – Setiap membahas agenda promosi saat ini kata Ceo Nagaswara adalah bermuaranya ke dunia digital, termasuk promosi konten musik (lagu atau single). 

Semua promosi apa pun katanya tak lepas dari digital, dimana sekarang semuamya serba berpacu dalam kesuksesan berkonsep promosi melalui digital.

“Tentu saja hal ini menjadi tantangan bagi semua pemilik produk. Mengapa? Kemunculan teknologi telah menjadi katalisator utama dalam transformasi ini. Akses mudah ke internet, perangkat mobile yang canggih, dan aplikasi streaming adalah kunci yang membuka semua,” ujar Rahayu

Lewat internet dan lain-lain di atas, telah memungkinkan generasi penikmat musik saat ini untuk memiliki ribuan lagu dalam genggaman mereka, menggantikan kebutuhan akan koleksi fisik yang besar.

Revolusi digital di bidang musik bukan hanya soal cara mendengarkan musik. Namun generasi digital telah menjadi arsitek utama dalam transformasi budaya, terutama melalui platform media sosial yang berbasis digital.

Aplikasi TikTok yang saat ini tengah populer, sebagai contoh, telah menjadi tempat yang tak tergantikan bagi mereka untuk membuat konten kreatif yang berkaitan dengan musik.

“Pengaruhnya juga terlihat dalam bentuk musik yang mereka sukai. Mereka cenderung lebih terbuka terhadap berbagai genre, tak terpaku pada satu jenis musik saja. Keberagaman dan keaslian dihargai lebih dari sebelumnya, membuka pintu bagi genre dan artis baru untuk mendapatkan pengakuan. Tak hanya itu, kolaborasi lintas genre atau antar-artis dari belahan dunia berbeda telah menjadi tren populer. Dalam menggabungkan elemen-elemen unik dari berbagai budaya, Gen Z telah menciptakan suara musik yang lebih global, menarik minat pendengar dari latar belakang yang berbeda,” paparnya.

Pada akhirnya pria yang telah lama bergelut di dunia musik ini menegaskan bahwa semuanya dikembalikan pada diri kita sendiri bagaimana mengendalikan digital tersebut dalam mengemas sebuah produk musik. 

“Karena itu kita harus super kreatif dalam “mengecoh” publik agar berpaling ke produk yang kita promosikan. Salam No Music No Life!,” pungkas Rahayu. [boisnagaswara]

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending