FEM Indonesia, Tangerang Selatan – Semangat perdamaian dunia digaungkan dari tangan-tangan kreatif anak Indonesia. Bersama musisi sekaligus pegiat sosial Dik Doank, Vision of Peace (VOP) Initiative dan Yayasan Peduli Anak Indonesia (Yapena) kembali menggelar lomba menggambar bertema Perdamaian Dunia di kawasan Kandank Jurank Park, Sawah Baru, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Minggu (10/5/2026).

Memasuki tahun ke-8 penyelenggaraan, lomba ini diikuti ratusan anak yatim dan anak-anak binaan Kandank Jurank. Kegiatan berlangsung sejak pagi hingga siang dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang menuangkan pesan damai melalui karya gambar mereka.

Tak sekadar kompetisi, karya para pemenang nantinya akan dikirimkan ke organisasi dunia United Nations (PBB) sebagai bagian dari buku perdamaian yang memuat karya anak-anak Indonesia.


Ketua Yapena, Erna Santoso, mengatakan kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Yapena, VOP, dan Kandank Jurank. Menurutnya, hasil karya juara 1, 2, dan 3 akan menjadi representasi suara anak-anak Indonesia tentang pentingnya hidup damai.

“Buku tersebut nantinya akan dibagikan kepada seluruh negara yang tergabung di PBB agar semua tahu bahwa anak-anak dari Indonesia juga cinta perdamaian,” ujar Erna Santoso usai acara.

Para pemenang lomba mendapatkan hadiah berupa telepon genggam, uang saku, goodie bag, serta sertifikat dari VOP, Yapena, dan PBB.


Erna juga menyampaikan apresiasinya kepada Kandank Jurank Park yang dinilai memiliki lingkungan edukatif dan asri bagi anak-anak. Ia mengaku telah lama mengenal Dik Doank yang konsisten menjalankan aktivitas sosial, khususnya pendidikan bagi anak-anak kurang mampu.

“Kandank Jurank yang dikelola sahabat artis Dik Doank ini juga menampung anak-anak pemulung dan dhuafa untuk belajar secara gratis. Karena itu kami memutuskan menggelar lomba di sini,” ungkapnya.

Sementara itu, Dik Doank mengaku bersyukur dan bahagia atas terselenggaranya kegiatan tersebut di tempat binaannya. Ia menilai, di tengah kondisi dunia yang penuh konflik, anak-anak justru mampu menyampaikan pesan damai secara tulus lewat karya seni.


“Dari sini ada pesan perdamaian dan anak-anak di sini tidak terkontaminasi sama sekali, itu terbukti dari karya-karyanya yang luar biasa,” kata Dik Doank.

Musisi yang dikenal aktif di bidang sosial itu juga menegaskan bahwa seluruh aktivitasnya di Kandank Jurank didasari rasa cinta kepada anak-anak. “Karena cinta itu memberi harapan tanpa pernah berharap,” ujarnya.

Terkait pesan perdamaian, Dik Doank turut membagikan pandangan yang merujuk pada ajaran Al Hikam Ibnu Athaillah. “Jika kita ingin damai, hidup kita tenang, istirahatkanlah jiwamu, jangan masuk ke dalam urusan orang lain,” pesannya.


Di sisi lain, pendiri VOP Initiative, Princes Natasha Dematra, berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi anak-anak Indonesia.

“Kami berharap kegiatan ini akan terus berlanjut seperti delapan tahun terakhir dan bisa menginspirasi anak-anak hingga nanti besar,” ujar Natasha.

Dalam kesempatan tersebut, Yapena dan VOP juga memberikan penghargaan kepada Dik Doank sebagai tokoh sosial anak-anak, atas dedikasinya memberikan pendidikan gratis bagi anak-anak dhuafa dan masyarakat kurang mampu melalui Kandank Jurank.