Connect with us

Kuliner

“Bolu Tape Medan” Karya Bang Soha Jadi Kue Favorit dan Kebanggaan Kota Medan

Published

on

FEM Indonesia, Kota Medan – Dampak pandemi covid-19 yang berkepanjangan di tanah air juga membuat kuliner baru bermunculan. Salah satunya yang kini mulai diburu adalah “Bolu Tape Medan“.

Kue muncul dirintis dari Usaha Kecil Menengah (UKM) oleh pria bernama Ahmad Nasoha atau yang akrab disala Bang Soha. Bolu Tape bahkan mulai menjadi kuliner favorit dan oleh-oleh khas dari Kota Medan.

Usaha kue “Bolu Tape Medan” dirintis Bang Soha, usai ia pensiun dari jabatan humas di salah satu perusahaan merk minuman dunia terkenal.

“Tepatnya di bulan September 2020 silam saya pensiun, dan saat itu di kota Medan memasuki masa pandemi Covid-19, saya bingung dan kira-kira ketika pensiun saya akan usaha apa. Alhamdulillah, kebetulan istri saya ahli dalam bikin kue, maka saya putuskan untuk berkolaborasi dengan istri untuk fokus bikin kue bolu dengan bahan yang khas yaitu tape, maka kita sebut “Bolu Tape Medan”, dan nama ini sudah menjadi populer di tengah masyarakat”, ujar Bang Soha, Senin (13/12/2021).

Pria kelahiran Medan, 6 Maret 1963 mengungkapkan bahwa dengan konsep yang mengedepankan cita rasa yang khas, serta penjualan dengan sistem online, menjadi kekuatan yang tajam dan laris manis dalam penjualan. Disisi lain, karena kue sejenis ini masih jarang dijual di toko-toko bakery.

Awalnya, tambah Bang Saha hanya dipasarkan ke relasi terdekat, namun karena responnya bagus dan diluar dugaan, maka diputuskan penjualannya dilakukan secara massive dengan konsep tepat sasaran yang berbasis UKM (Usaha Kecil dan Menengah).

“Setelahbsaya mengikuti workshop wirausaha UKM binaan Khadijah Sharaswaty Indonesia (KSI). Dari sinilah usaha saya mulai berkembang,” jelasnya.

“Saat ini “Bolu Tape Medan” punya variant, selain rasa original, ada rasa keju, ketan hitam, pisang, dan pandan. Dan kue bisa didalatkan melalui pesan medsos Instagram dengan akun @bolutape_medan. Dan orderan paling banyak datang dari Aceh, Pekanbaru, Dumai, dan Jakarta.

Semoga usaha  mandiri kuliner kreatif UKM dari kota Medan ini bisa laris manis dari Sabang hingga Merauke, tentunya dengan jaringan medsos”, pungkas Bang Soha. Penasaran?

FEM Travel

Maeatguy Steakhouse Terbaik Hadir di SCBD Jakarta, Nikmatnya ala New York

Published

on

FEM Indonesia – Penikmat steak di Jakarta, kini bisa menikmati daging sapi berkualitas tinggi. Pasalnya, tak perlu jauh-jauh ke Bintaro, Tangerang City karena Meatguy Steakhouse kini ada di SCBD Jakarta.

Kehadiran cabang kedua ini menegaskan posisi Meatguy sebagai steakhouse terbaik di Jakarta. Pencinta kuliner daging sapi dapat menikmati berbagai suguhan menu-menu ikonik Meatguy Steakhouse.

Sang owner, Dims the Meat Guy serta timnya menghadirkan perpaduan unik cita rasa khas Meatguy dengan nuansa modern ala steakhouse New York.

Tidak hanya memperkenalkan cita rasa klasik, tetapi berbagai kreasi hidangan serba daging sapi yang akan memberikan pengalaman bersantap tak terlupakan. Sapi-sapi yang dikurasi telah memenangkan banyak penghargaan internasional berkat kualitas dan kelezatannya yang tiada tanding.

“Setiap potong daging melalui proses seleksi yang ketat untuk memastikan kualitas tertinggi,” ujar Dimas Ramadhan atau Dimsthemeatguy, owner Meatguy Steakhous, baru-baru ini di Jakarta.

Kualitas daging terbaik yang menjadi prioritas utama Meatguy Steakhouse II kemudian diramu menjadi berbagai menu andalan. Mulai dari menu steak ikonik The Hanging Tomahawk “Godfather”, The Bone Collector, & 45 Days Dry Aged Wagyu Ribeye with Butter Tallow.

Meatguy Steakhouse II juga dilengkapi dengan Dry Ager Room, perangkat pendingin daging. Adanya fasilitas ini juga melengkapi komitmen Dims menyediakan daging berkualitas terbaik, termasuk daging Stone Axe yang tergolong rare dan spesial disajikan pada berbagai menu andalan.

Selain berlokasi di area SCBD Lot 8 Jalan Sudirman 52-53, Jakarta Selatan, yang strategis, Meatguy Steakhouse II menawarkan berbagai fitur dan layanan untuk memperkaya pengalaman makan para pengunjung.

Dengan tiga area berbeda untuk dipilih, yakni Dining Hall (Area Utama), Alfresco (Area Merokok), dan Private Dining Rooms dengan kapasitas dan kebutuhan yang beragam, pengunjung dapat menikmati suasana yang unik sesuai dengan preferensi mereka.

“Konsep ‘Gold Mining’ ini ingin mengesankan bahwa kami lebih dari sekadar restoran biasa, Meatguy Steakhouse II di SCBD adalah tempat di mana para pengunjung dapat menemukan kekayaan cita rasa yang berharga, mirip dengan menjelajahi tambang emas yang menyimpan permata tersembunyi,” tutur Dimas.

Meatguys disini juga ada The Bar dan Cigar Lounge sebagai pelengkap restoran untuk menambahkan dimensi baru dalam pengalaman F&B, dan memberikan kesempatan bagi para pengunjung untuk merasakan kenikmatan maksimal dari berbagai aspek.

“Tim kami tidak hanya menjanjikan hidangan daging berkualitas terbaik, tetapi juga sebuah perjalanan gastronomi yang memikat seluruh indera,” tandas Dimas.

Continue Reading

Kuliner

Raih Youth Choice Award 2024, Mie Sedaap Jadi Mie Paling Mengerti Kaum GEN-Z

Published

on

FEM Indonesia – Mie Sedaap raih Youth Choice Award sebagai Mie Instan Pilihan Gen Z di Jakarta Marketing Week 2024. Penghargaan ini diberikan sebagai mie instan pilihan Gen Z, dan mengukuhkan posisinya sebagai brand yang sangat digemari oleh generasi muda. 

Mie Sedaap memenangkan “360 Degree Branding Campaign to Gen Z”berkat kampanye pemasaran Don’t Stop Mie Now yang berhasil menyentuh setiap aspek kehidupan Gen Z. Kampanye ini tidak hanya berhasil menjangkau Gen-Z melalui konten visual yang menarik dan interaktif di semua channelkomunikasinya, tetapi juga melalui kolaborasi merchandiselimited edition, pop-up booth activities (Sedaap Creative Lab), AR photosgames seru, video mapping, art installation yang ada di berbagai acara anak muda.

Pada talkshow di gelaran di Jakarta Marketing Week 2024, Katria Arintya Anindyantari, Head of Marketing Food WINGS Group Indonesia mengatakan bahwa Gen Z adalah kelompok yang sangat penting bagi kami. 

“Dengan rentang usia 12-27 tahun, mereka adalah generasi yang tumbuh bersama dengan Mie Sedaap, yang tahun ini merayakan usianya yang ke-20. Bisa dibilang, Mie Sedaap sendiri adalah Gen Z – sebuah brand yang muda, kreatif, dan inovatif. Sekarang, Gen Z merupakan kelompok terbesar dengan kontribusi 28%, melampaui Millennial yang hanya 26%.” ujarnya.

Lebih lanjut, Gen Z adalah generasi yang tidak pernah berhenti untuk menjelajahi pengalaman, partisipasi dan interaksi, maka dari itu komunikasi kami selalu berusaha relevan dengan kondisi Gen Z. Lewat kampanye ‘DON’T STOP MIE NOW’, Mie Sedaap mengadakan COME SEE MIE di Hutan Kota GBK selama 3 hari berturut-turut. Di situ kami mengajak anak muda untuk terus berinovasi, seiring dengan kolaborasi dengan beberapa seniman lokal favorit Gen-Z untuk membuat merchandise limited edition. 

Tidak hanya itu, Mie Sedaap tentu menyuguhkan another level of experience untuk memakan Mie Sedaap, sebut saja Mie Sedaap goreng Gyu Truffle dan Mie Sedaap Laksa Tempura yang hanya dapat ditemukan pada event Mie Sedaap.

Dengan slogan Kickin’ Good from The First Slurp” Mie Sedaap memperkuat komitmennya sebagai pelopor inovasi rasa yang dapat dijangkau oleh semua, termasuk melibatkan brand lokal Indonesia.

Penghargaan ini merupakan bukti komitmen Mie Sedaap untuk terus berinovasi dan tetap relevan bagi konsumennya. 

“Kami berterima kasih kepada seluruh penggemar setianya, terutama Gen Z, yang selalu mendukung dan menjadi bagian dari perjalanan Mie Sedaap,” pungkas Katria.

Continue Reading

FEM Travel

Nasi Goreng Kebuli Ebes Jadi Kuliner Paling Dicari Di Pesta Kuliner Sedaap 2024

Published

on

FEM Indonesia – Pesta Kuliner Sedaap, event kuliner yang diselenggarakan oleh Kecap Sedaap Kedelai Hitam Special, hadir kembali. Gelaran Pesta Kuliner Sedaap masih mengangkat tema menu nasi goreng yang dikenal sebagai salah satu makanan terenak di dunia. 

Melanjutkan event dari tahun sebelumnya yang hadir di Jakarta dan Bandung, Pesta Kuliner Sedaap kini memperluas jangkauannya ke beberapa kota di Indonesia, mulai dari Tangerang Selatan, Cirebon, Palembang, Medan dan Jakarta. Ribuan penikmat kuliner hadir di Bintaro Jaya Xchange Mall (4/5) untuk mencicipi nikmatnya nasi goreng yang dibuat dengan Kecap Sedaap Kedelai Hitam Special. 

Event ini dihadiri pula oleh Chef Willgoz untuk menemukan rasa nasi goreng terbaik di antara 100 UMKM pedagang nasi goreng yang ada di lima kota tersebut.

“Melalui Kecap Sedaap Kedelai Hitam Special, kami berkomitmen mendukung UMKM dan menghadirkan inspirasi rasa untuk setiap eksplorasi masakan, termasuk nasi goreng. Kami membawa kenikmatan berbagai rasa nasi goreng bersama Top 20 pedagang nasi goreng di masing-masing kota yang telah dikurasi oleh influencer foodies. Sejalan dengan filosofi WINGS Group bahwa the good things in life should be accessible for all, siapa saja dapat merasakan kelezatan dari Kecap Sedaap Kedelai Hitam Special di nasi goreng buatan para pedagang nasi goreng” jelas Brand Representative Kecap Sedaap, Valentino Chandrawinata.

Menurut William Gozali (Willgoz), seorang Chef dan Brand Ambassador Kecap Sedaap Kedelai Hitam Special, peranan kecap dalam pembuatan nasi goreng adalah kunci yang mengikat keseluruhan rasa. “Setiap negara memiliki ciri khas nasi goreng masing-masing, namun karakter nasi goreng Indonesia itu balance antara bumbu dan kecap manis. Keunikan nasi goreng yang dimasak menggunakan Kecap Sedaap Kedelai Hitam Special yaitu, membuat rasa nasi goreng tidak hanya manis tetapi juga gurih. Tampilan nasi goreng pun menjadi caramelized dan lebih memikat untuk disantap,” paparnya.

Meski terdengar sederhana, kelezatan nasi goreng tidak perlu diragukan lagi. Nasi goreng pun bisa semakin menarik ketika dikreasikan menjadi menu makanan fusion. Seperti halnya yang dilakukan Wahyu Handoko pemilik Nasi Goreng Kebuli Ebes, menggabungkan cita rasa kebuli dengan rasa kecap manis yang membawa dirinya menjadi juara pertama Pesta Kuliner Sedaap di kota Tangerang Selatan. 

“Senang sekali karena saya nggak nyangka bisa menang. Memang saya biasanya memadukan rasa kebuli dari rempah khas Timur Tengah dengan rasa manis gurih yang pas dari Kecap Sedaap Kedelai Hitam Special. Harapannya UMKM lain juga bisa ikut maju,” ungkap Wahyu.

Tidak hanya Nasi Goreng Kebuli Ebes, terdapat empat pemenang terbaik lainnya yaitu, Nasi Goreng Ulek Kampung, Nasi Goreng Sakura, Nasi Goreng Juara, dan Nasi Goreng Mamas yang awalnya terpilih berdasarkan voting dari para pengunjung. Kemudian, Willgoz sebagai seorang juri menobatkan mereka sebagai juara berdasarkan kriteria dari karakter rasa dan tampilan sajiannya. 

Kecap Sedaap Kedelai Hitam Special sendiri memiliki karakter warna kecap lebih hitam pekat karena terbuat dari kedelai hitam berkualitas sehingga lebih mudah meresap, dan masakan menjadi so caramelized.

Selanjutnya, Pesta Kuliner Sedaap akan hadir lagi di Cirebon Super Block Mall Cirebon pada 25 Mei 2024, dilanjutkan dengan kota Palembang, Medan, dan Jakarta. Di setiap kota akan ada berbagai keseruan mulai dari Cooking Demo dari Chef Willgoz, Icip-Icip Nasi Goreng, Games serta doorprize menarik dan Penampilan Spesial dari Dikta. 

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending