Connect with us

NASIONAL

Kenang Bang HANCE, Musisi, Artis, Seniman dan Wartawan Gelar Cerita, Lagu dan Puisi, Ini Jadualnya!

Published

on

FEM Indonesia, Jakarta – Dunia kewartawanan sekaligus hiburan Tanah Air telah kehilangan sosok wartawan senior, Rosihan Kailinto Nurdin yang meninggal dunia pada Sabtu (13/1/24) lalu, di Depok, Jawa Barat, dalam usia 69 tahun.

Untuk mengenang almarhum yang tak lain merupakan kakak kandung dari Abdee (Abdi Negara), gitaris Slank, sejumlah wartawan, musisi dan artis akan menggelar acara ‘Mengenang dengan Cerita, Lagu dan Puisi Rosihan K. Nurdin (Bang Hance) 1954 – 2024’.

Acara tersebut akan dilaksanakan di Komunitas Kandang Ayam, Jalan Daksinapati Raya 6 Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (19/1/24), mulai pukul 17.00 WIB sampai selesai. Di tempat ini pula almarhum dan rekan-rekan sesama wartawan senior kerap berkumpul dan berdiskusi.

“Almarhum ini orang baik dan sangat santun. Tentu saja kita ingin mengenang Rosihan Kailinto Nurdin dalam pergaulan serta sepak terjangnya di dunia musik dan hiburan Indonesia, khususnya di ibu kota,” ujar Erwiyantoro (Toro), sahabat almarhum Rosihan K. Nurdin sekaligus inisiator acara tersebut.

Di mata Toro yang dikenal sebagai salah satu wartawan olahraga senior itu, almarhum Rosihan K. Nurdin atau akrab disapa Bang Hance adalah sosok teladan. Pergaulan lelaki kelahiran Donggala, Sulawesi Tengah itu juga terbilang luas dan lintas generasi. 

Toro mengatakan telah mengenalnya sejak puluhan tahun lamanya ketika mereka sama-sama menimba ilmu jurnalistik di Sekolah Tinggi Publisistik (sekarang IISIP Jakarta). Toro masih tetap bertemu dan berinteraksi hingga di masa-masa terakhir hidup almarhum. “Beliau ini pergaulannya luas sekali. Ya dengan teman-teman wartawan, promotor musik, juga generasi yang jauh berada di bawahnya, dan dia selalu menjadi panutan,” lanjut Toro.

Saat pemakaman mendiang Bang Hance, Toro menyampaikan keinginan untuk membuat sebuah acara untuk mengenang sahabatnya itu. Pihak keluarga almarhum kemudian mengusulkan kemungkinan membuat sebuah buku berdasarkan testimoni para sahabat Bang Hance.

“Semula niatnya mau membuat acara untuk mengenang Hance dengan teman-teman, tapi kemudian ada usulan dari keluarga Hance yaitu Abdee, Budi AC (wartawan) dan salah satu kakak ipar dia di Femina Grup yang ngusulin, bisa nggak Kandang Ayam bikin testimoni-testimoni dari semua unsur-unsur itu (sahabat almarhum) dan nanti dibukukan dan dilaunching pas 40 hari almahum,” paparnya lagi.

Harapan tersebut mendapat sambutan positif dari sahabat-sahabat Bang Hance. Toro mengatakan, saat ini ia sudah menerima sejumlah draft tulisan berisi testimoni sejumlah sahabat Bang Hance untuk dibukukan.

“Sebagian penulis sudah ada yang setor testimoni mereka dalam bentuk tulisan, ada sekitar 7 orang. Saya sudah minta di-lay out cover bukunya dan sudah jadi. Saya berharap Pak Rahayu Kertawiguna dari Nagaswara yang jadi sahabat beliau juga mau membuat testimoninya, minimal mau hadir di acara tersebut,” tambah lelaki yang punya akun YouTube Cocomeo Channel itu.

Toro menginformasikan bahwa sejumlah nama besar di dunia hiburan Indonesia, termasuk Iwan Fals, promotor Sofyan Ali, Endol Geoffary, Koko Deteksi, Ian Antono, Once Mekel, gitaris Totok Tewel direncakan akan datang dalam agenda mengenang almarhum Bang Hance tersebut.

Seperti diketahui, semasa hidupnya Bang Hance menghabiskan waktunya dengan berkarir di dunia kewartawanan. Tercatat, pernah berkarir di Majalah Gadis (1987-1995) dan menjadi Produser Audio Visual di Femina Group (1996-2008).

Bang Hance selama berkarir menjadi wartawan dan seniman juga dikenal dekat dengan sejumlah artis seperti Dessy Ratnasari, Dian Sastrowardoyo, Jihan Fahira dan Anggun C. Sasmi. Saat disemayamkan di kediamannya di Depok, Dessy Ratnasari menyempatkan diri untuk datang bertakziah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

NASIONAL

Tahun Baru Islam 1446 H, BAZNAS RI Gelar Mujahadah dan Doa Bersama

Published

on

FEM Indonesia Taiwan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar mujahadah dan doa bersama dengan para amil dan mustahik dalam rangka merayakan Tahun Baru Islam 1446 H, yang diselenggarakan di Jakarta, Jumat kemarin (19/7/2024) lalu.

Acara bertajuk “Nikmat Berzakat: Tentramnya Muzaki, Bahagianya Mustahik” ini dihadiri Pimpinan BAZNAS RI BIdang Koordinasi Nasional H. Achmad Sudrajat Lc, MA, Ketua Pembina Yayasan Universitas Islam Nusantara Dr.KH. Mujib Qulyubi, M.Hum, para amil serta para mustahik. 

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional H. Achmad Sudrajat,Lc, MA  mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan momentum Tahun Baru Islam 1446 H sebagai semangat untuk berhijrah, dengan meninggalkan segala hal yang diharamkan oleh Allah dan berusaha untuk menjadi pribadi yang lebih baik. 

Selain itu, Tahun Baru Islam 2024 ini menjadi momentum baginya untuk memperkuat komitmen dalam menjalankan amanah yang diberikan oleh negara dan masyarakat Indonesia dalam pengelolaan zakat. 

“Kami akan terus melakukan upaya dan inovasi terbaiknya guna meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah dengan menegakkan prinsip 3A Aman Syar’i, aman Regulasi, dan Aman NKRI untuk memastikan bantuan yang disalurkan tepat sasaran,” ujar Achmad.

Menurutnya, acara mujahadah ini juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan antara amil dan mustahik. “Dengan kebersamaan di awal tahun baru Islam ini, diharapkan dapat tercipta sinergi yang lebih baik dalam upaya pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan para mustahik. Kami terus  berkomitmen untuk memberikan bantuan dan pendampingan kepada para mustahik agar mereka bisa mandiri dan sejahtera,” katanya.

Achmad berharap, para peserta mujahadah untuk mendoakan para muzaki yang telah memberikan sebagian harta terbaiknya untuk membantu para mustahik. “Mari kita doakan para muzaki yang telah memberikan sebagian hartanya kepada BAZNAS untuk membantu para mustahik. Semoga hartanya diberkahi oleh Allah, diberkahi kehidupannya, serta disehatkan keluarganya,” ungkapnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Pembina Yayasan Universitas Islam Nusantara Dr. KH. Mujib Qulyubi, M.Hum., memberikan tausiyah tentang pentingnya hijrah dalam konteks kehidupan umat Islam. “Hijrah bukan hanya perpindahan fisik, tetapi juga perubahan menuju kebaikan dalam segala aspek kehidupan,” katanya.

Mujib Qulyubi menekankan, umat Islam untuk terus berhijrah, dengan meninggalkan apa-apa yang diharamkan oleh Allah. “Siapa yang hijrah karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya dan memperoleh pahala dari Allah. Siapa yang hijrah karena untuk mencari dunia maka hijrahnya kepada yang ia tuju,” tambahnya.

Dengan semangat untuk berhijrah, Mujib Qulyubi berharap, momen tahun baru Islam ini akan membawa keberkahan dan kebaikan untuk semua umat Islam. 

“Semoga di tahun baru Islam ini, kita semua menjadi pribadi yang lebih baik lagi, semoga hati kita ditata oleh Allah SWT sehingga semua yang niat baik yang kita lakukan akan diterima oleh Allah, diberikan umur yang panjang, serta  diberikan kekuatan untuk takwa kepada Allah sehingga akhirnya kita bisa masuk surganya Allah bersama Rasulullah SAW,” pungkasnya.

Continue Reading

NASIONAL

SMKN 8 Bandung dan Yayasan WINGS Peduli Kolaborasi SDM Siap Kerja

Published

on

FEM Indonesia – Lulusan vokasi di Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan, termasuk minimnya tingkat penyerapan mereka di pasar kerja. Menurut survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) 2022, jumlah pengangguran terbuka lulusan vokasi mencapai 1,8 juta orang atau 22% dari total penganggur. 

Jumlah terbanyak adalah lulusan SMK, melampaui lulusan diploma 1, diploma 2, dan diploma 3. Fakta ini disebabkan oleh kesenjangan antara keterampilan siswa dengan kebutuhan industri, sehingga perusahaan masih kesulitan mendapatkan tenaga kerja. 

Melalui program kolaborasi bersama SMKN 8 Bandung, Yayasan WINGS Peduli berupaya memperlengkapi siswa dengan sarana dan pelatihan yang dibutuhkan, demi melahirkan lulusan sekolah vokasi yang kompeten dan siap kerja. 

Perwakilan SMKN 8 Bandung mengapresiasi Yayasan WINGS Peduli atas donasi mesin dan pelatihan public speaking yang diberikan. “Kami berterima kasih kepada Yayasan WINGS Peduli atas donasi mesin produksi dan pelatihan public speaking yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi kami karena dapat memperkaya alat praktik siswa dan meningkatkan keterampilan komunikasi guru, apalagi dengan melibatkan karyawan WINGS Group dalam penyampaian materi. Kami berharap mesin bubut dan milling ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh guru dan siswa, sehingga mereka lebih adaptif saat terjun ke lapangan,” ujar H. Agus Nugroho, Kepala SMKN 8 Bandung.

Mesin bubut dan milling yang disumbangkan oleh Yayasan merupakan mesin perkakas yang digunakan untuk membuat  sparepart mesin produksi dalam industri manufaktur. Dalam program kolaborasi bersama SMKN 8 Bandung ini, kedua mesin produksi direstorasi agar siap dipakai untuk praktik, sekaligus upaya ramah lingkungan dengan memperpanjang usia mesin dengan memberi manfaat bagi komunitas sekitar. 

Saat penyerahan mesin produksi, tim Engineering WINGS Group juga memberikan pelatihan langsung untuk memastikan pemahaman dan penggunaan alat yang optimal bagi guru dan siswa. Pada sosialisasi tersebut, tim Engineering WINGS Group memaparkan materi yang berkaitan dengan penggunaan mesin, yakni teknik dasar pemeliharaan alat, penerapan mesin dalam praktik produksi, dan keselamatan kerja selama proses pembelajaran.

Yayasan WINGS Peduli juga memberikan pelatihan public speaking oleh tim Marketing dan Corporate Learning and Development WINGS Group bagi puluhan guru SMKN 8 Bandung. Pelatihan ini dirancang untuk membekali mereka dengan keterampilan yang diperlukan, seperti taktik menyampaikan materi ajar secara efektif, mengelola kelas berdasarkan karakter siswa, dan berkomunikasi dengan generasi muda. Melalui komunikasi yang tepat sasaran, para guru diharapkan dapat mendampingi murid-murid vokasi untuk semakin percaya diri, adaptif, dan responsif agar dapat memenuhi standar keterampilan dunia industri dan dunia kerja. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan Yayasan WINGS Peduli dalam pengembangan sumber daya manusia di Indonesia. Sheila KansilPerwakilan Yayasan WINGS Peduli, menjelaskan hal ini merupakan salah satu program Yayasan WINGS Peduli di pilar Pendidikan untuk masa depan tenaga kerja Indonesia, dengan membangun jaringan talenta yang siap kerja dan berkompeten untuk memperkaya ekosistem industri FMCG. 

“Kami berharap, kegiatan ini dapat menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi sosial dan ekonomi, serta menciptakan generasi emas 2045, sejalan dengan misi dari pilar pendidikan kami.” ungkanya.

Selain kolaborasi bersama SMKN 8 Bandung, Yayasan WINGS Peduli sebelumnya telah melakukan program serupa dengan salah satu SMK di Bandung berupa pemberian prototype mesin produksi, penyelarasan kurikulum hingga penyerapan tenaga terampil. Berbagai upaya ini merupakan komitmen Yayasan WINGS Peduli untuk menyentuh siswa dan guru di Indonesia dalam upaya memperkuat kualitas, sarana, dan prasarana pendidikan Indonesia. 

Semua upaya ini sejalan dengan filosofi WINGS Group, yaitu “The Good Things in Life Should be Accessible for All“.

Continue Reading

NASIONAL

Baim Wong Maju di Pilgub Jawa Tengah Gandeng Crazy Rich, Joko Suranto

Published

on

By

FEM Indonesia – Selebritas Baim Wong akhirnya menegaskan bahwa dirinya siap mendampingi Joko Suranto sebagai calon Wakil Gubernur Jawa Tengah di Pilkada Jateng 2024.

Baim Wong juga mengatakan kesiapanya jika dibutuhkan. Pasalnya, Joko Suranto ungkap Baim adalah sosok yang tepat dan sangat dibutuhkan warga Jawa Tengah sebagai pemimpin.

“Bapak Joko Suranto ini baik dan gemar berbagi kebaikan, sedekah, dan sebagainya,” beber Baim Wong. Suami dari Paula Verhoeven ini juga menambahkan, ada tiga alasan utama mengapa Joko Suranto sangat layak memimpin Jawa Tengah. 

Pertama, Joko Suranto dikenal berhati baik dan filantropis. Kedua, ia adalah pengusaha yang ulet dan tidak korupsi. Ketiga, Joko Suranto pro semua program Presiden Jokowi, yang saat ini memiliki tingkat kepuasan masyarakat Indonesia yang sangat tinggi.

Diketahui, sosok Joko Suranto dikenal sebagai Crazy Rich Grobogan, dan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan warga melalui berbagai proyek sosial yang didanai dari kantong pribadinya.

Joko juga membangun Taman JOSS yang ditengok oleh Baim Wong, dan diharapkan bermanfaat bagi warga setempat memiliki tempat rekreasi yang aman dan nyaman.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending