Connect with us

Movie & TV

Peran Profesional, Diva Avida lepas Hijab di Sinetron TOP Masih Ngojek, Ini Alasanya!

Published

on

FEM Indonesia – Ada hal yang menjadi tantangan terberat bagi pesinetron dan penyanyi cantik, Diva Avida main di sinetron “Masih Ngojek” yang tayang regular setiap pukul 16.30 Wib di RCTI adalah harus melepas hijab yang ia kenakan.

Pasalnya, belum lama memakai penutup kepala atau berhijab, Diva mengaku berusaha untuk istiqomah. Namun, tawaran berakting yang sudah di terima di “Masih Ngojek” juga sulit untuk ditolak. Sebagai Citra di sinetron itu, Diva diharuskan tampil tanpa hijab.

“Satu yang sangat memberatkan aku dalam sinetron ini yaitu diminta lepas hijab. Cuman balik lagi kita seniman harus profesional. Ketika aku sudah di lokasi aku harus jadi Citra seutuhnya,” ungkap Diva Avida, Rabu (10/1/2024).

Tokoh Citra yang diperankan Diva Avida memang bertolak belakang dengan kehidupannya sehari-hari. Citra berpenampilan tanpa hijab, sementara Diva sangat muslimah. Di awal mendapatkan peran Citra, Diva sempat menimbang dan memikirkan hal tersebut secara matang.

“Ini namanya tantangan buat aku. Dimana tuntutan peran yang harus aku mainkan bertolak belakang dengan kehidupan aku sehari-hari. Kalau di rumah aku mejadi Diva. Sementara jika sudah di lokasi syuting aku menjadi Citra seutuhnya sesuai dengan skenario yang diberikan ke aku,” papar penyanyi yang bernaung di Nagaswara.

Bagi pelantun single Terlalu Rindu, pekerjaan yang ia jalani sekarang sudah menjadi resiko untuk dirinya. Apalagi saat mendalami peran Citra yang dituntut sutradara menghayati akting dan dialog dengan lawan mainnya. Semua harus ia jalani secara profesional.

“Sudah menjadi resiko aku mengambil profesi seorang artis. Baik itu di dunia tarik suara maupun akting. Semuanya harus dijalani dengan sungguh-sungguh dan profesional. Semoga peran aku sebagai Citra di sinetron ‘Masih Ngojek’ membuat pemirsa terhibur. Aamiin,” tandas kelahiran Padang, Sumatera Barat, 20 Mei 2002.

Movie & TV

Angkat Kisah Keluarga Indonesia Timur, Film “Kaka Boss” Rilis Official Poster

Published

on

FEM Indonesia – Setelah sukses disederer judul film “Ngeri-Ngeri Sedap”, “Jatuh Cinta Seperti di Film-Film”, “Agak Laen”, dan “Harta Tahta Raisa”, rumah produksi Imajinari kembali mempersembahkan film kelimanya.

Film kali ini sebuah komedi keluarga berjudul “Kaka Boss” yang disutradarai Arie Kriting, merilis official poster pada Selasa, 9 Juli 2024. Dalam official poster yang meriah dengan ornamen etnik Indonesia Timur warna tersebut tampak para bintang utama di film ini. 

Pemeran utama Godfred Orindeod yang memerankan Ferdinand ‘Kaka Boss’ Omakare menjadi sentral official poster. Ia yang memegang mikrofon, bersanding dengan Glory Hillary. Sementara di bawah mereka, juga hadir Mamat Alkatiri, Nowela Mikhelia, Ernest Prakasa, Putri Nere, dan Abdur Arsyad.

Ini menjadi film debut bagi bintang muda Glory Hillary yang saat ini masih duduk di bangku SMA.

Ia belum pernah memiliki pengalaman akting, dan lebih banyak bergelut dengan dunia musik yang ia tekuni di bangku pendidikannya. Duetnya bersama Godfred Orindeod sebagai pasangan anak perempuan dan sang ayah di film “Kaka Boss” pun patut dinanti.

“Kaka Boss” akan menjadi film komedi keluarga terbaru dari Imajinari, mengangkat kisah yang berlatar keluarga Indonesia Timur. Sebelumnya, Imajinari juga sukses dengan film drama komedi keluarga dengan latar keluarga Batak, “Ngeri-Ngeri Sedap” yang berhasil mendapatkan 2,8 juta penonton dan lima nominasi Piala Citra.

“Kaka Boss” berkisah tentang Ferdinand ‘Kaka Boss’ Omakare, penagih utang (debt collector) yang terkenal dan sangat disegani, mencoba untuk mengubah haluan dalam perjalanan kariernya untuk menjadi seorang penyanyi untuk membahagiakan sang anak semata wayang yang merasa malu pada profesi ayahnya.

Film diproduseri Ernest Prakasa dan Dipa Andika ini, Arie Kriting juga dibantu Kristo Imanuel sebagai ko-sutradara dan Arif Brata sebagai konsultan komedi. Selain menyutradarai, Arie juga menulis skenario film “Kaka Boss”. 

Mengangkat kisah tentang keluarga Indonesia Timur, film ini dibintangi oleh mayoritas para pemeran keturunan Indonesia Timur dari berbagai disiplin ilmu mulai dari aktor, atlet MMA, penari, hingga penyanyi. “Saya bangga bukan main terhadap film ini. Apa yang disuguhkan sangat fresh, dan sesuai dengan DNA Imajinari untuk selalu berusaha menghadirkan sesuatu yang unik dan otentik,” ucap Ernest Prakasa selaku produser.

“Pertama kali mendengar cerita ini justru jauh sebelum Imajinari berdiri. Dan ketika Arie menceritakannya kepada saya, saya percaya “Kaka Boss” akan semakin membuat perfilman Indonesia jauh lebih berwarna,” tambah Dipa Andika yang juga menjadi produser.

Film “Kaka Boss” akan tayang di bioskop mulai 29 Agustus 2024, dan informasi

Continue Reading

Movie & TV

Tiga Film Indonesia Raih Penghargaan di Project Market BIFAN 2024 dari Korea

Published

on

FEM Indonesia – Tiga proyek film genre Indonesia mendapatkan penghargaan dalam NAFF Project Market dan Goedam Campus Pitching yang menjadi rangkaian Bucheon International Fantastic Film Festival (BIFAN) 2024. 

Dua proyek film genre Indonesia, “Dancing Gale” dan “Virgin Bash” mendapatkan penghargaan di NAFF Project Market. Sementara proyek film “The Heirlooms” mendapat Bucheon Awards di Goedam Campus Pitching. Pengumuman pemenang berlangsung pada Selasa, 9 Juli 2024 di Convention Hall, Webtoon Convergence Center Bucheon, Korea Selatan.

Sebelum penghargaan diumumkan dewan jury menyampaikan bahwa jury yang terdiri dari Yulia Evina Bhara (Autobiography, Tiger Tripes, 24 Jam Bersama Gaspar), Mike Macari dan Yohwan Kim, sepakat untuk memberikan penghargaan kepada proyek-proyek yang memiliki kombinasi aspek: 

Memperesentasikan proyek dengan jelas dan hadir pitching dengan persiapan yang baik, Kreativitas cerita dan seberapa siap untuk segera masuk pada proses produksi.

“Dancing Gale” mendapatkan DHL Award dan berhak menerima hadiah sebesar 5 Juta Won (sekitar Rp58,8 juta). Proyek film “Dancing Gale” disutradarai Sammaria Simanjuntak dan diproduseri Lies Nanci Supangkat dari rumah produksi Pomp Films juga menerima penghargaan skenario terbaik 1 dari lab Indonesiana Film pada tahun 2023. Film ini mengangkat tema budaya Batak melalui kisah boneka Sigale-gale, boneka pelipur lara dari Tanah Toba. Film akan mengambil latar di Danau Toba.

“Tim kami sangat bangga dapat membawa nama Indonesia, juga masyarakat Batak dan Danau Toba ke panggung internasional melalui proyek film “Dancing Gale” yang meraih penghargaan DHL Award di NAFF Project Market BIFAN. Penghargaan ini tidak lepas dari dukungan luar biasa Direktorat Perfilman Musik dan Media (PMM) Kemendikbudristek dan seluruh delegasi Indonesia. Semoga film ini segera mendapatkan pendanaan penuh, diproduksi, dan menambah kekayaan film horor Indonesia di dunia internasional, dan menjadi kebanggaan kita semua,” kata sutradara “Dancing Gale” Sammaria Simanjuntak.

Sementara proyek film “Virgin Bash” mendapatkan Mocha Chai Laboratories Post Production Award dan berhak menerima hadiah fasilitasi pasca-produksi setara dengan nilai $35 ribu (sekitar Rp569 juta). Film “Virgin Bash” disutradarai Randolph Zaini, diproduseri Susanti Dewi dari rumah produksi IDN Pictures.

Berkisah tentang pesta dara sebelum pernikahan yang menyenangkan, berubah menjadi tragedi berkepanjangan.

Kedua film, “Dancing Gale” dan “Virgin Bash” terseleksi ke NAFF Project Market BIFAN dan masuk dalam Project Spotlight bersama tiga proyek film lain dari Indonesia, “Mad of Madness” (Forka Films), “Into the Woods” (Talamedia), dan “The Hidden Flowers” (Relate Films). 

Kelimanya berkesempatan melakukan presentasi di hadapan juri dan bersaing dengan proyek-proyek film dari negara Asia lain untuk mendapatkan penghargaan dan menerima hadiah. “Perjalanan “Virgin Bash” hingga mencapai titik ini penuh dengan tantangan dan kerja keras. Mulai dari pengembangan konsep, penulisan naskah hingga proses pitching yang intens, semuanya memerlukan dedikasi dan kolaborasi yang luar biasa dari seluruh tim. Ke depan, kami berharap dapat menemukan calon-calon kolaborator lainnya seperti investor internasional dan ko-produser, untuk dapat menjadikan “Virgin Bash” menjadi karya film yang dinikmati bukan saja oleh penonton Indonesia, namun juga penonton global. Kami sangat antusias untuk melihat perjalanan cerita ini ke depannya,” kata produser “Virgin Bash” Susanti Dewi.

Produser Susanti Dewi dan tim “Virgin Bash” juga mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Kemendikbudristek bagi seluruh delegasi Indonesia di BIFAN 2024. “Dukungan ini sangat berarti bagi kami, karena partisipasi di BIFAN tidak hanya memberikan platform untuk memperkenalkan karya kami kepada dunia internasional, namun juga memperkuat jaringan kolaborasi dengan sesama pembuat film dari berbagai negara. Dukungan dari Kemendikbudristek membuka banyak pintu dan akses ke berbagai sumber daya yang berharga bagi pengembangan proyek film kami,” lanjut Susanti Dewi.

Proyek film “The Heirlooms” dari sutradara Devina Sofiyanti mendapat Bucheon Awards dalam forum Goedam Pitching. Sebelumnya, Devina dan proyek filmnya terseleksi mengikuti Goedam Residency. Goedam Residency merupakan program afiliasi dari Goedam Planning & Development Camp yang diperkenalkan BIFAN sejak 2023. Selama residensi berlangsung, Devina Sofiyanti bersama dengan dua sineas lain asal Jepang dan Taiwan dibimbing oleh produser asal Korea Selatan, Jenna Ku, yang sebelumnya sukses melahirkan karya-karya seperti “The Running Actress” (2017), “Little Forrest” (2018), hingga “Josee” (2020).

“Tidak menyangka akan menang di Goedam Pitching, karena proyek-proyek film lain juga bagus-bagus dan peserta lain lebih berpengalaman. Tapi senang dan bangga juga akhirnya bisa mendapat Bucheon Awards. Rencananya setelah ini akan memantapkan naskah lagi dan mencari ko-produser internasional dan nasional agar bisa melangkah ke tahap pra-produksi,” kata Devina Sofiyanti.

“Kemendikbudristek sangat mendukung dari awal proses keberangkatan saya residensi di Bucheon. Selain itu, Goedam Campus Residency yang saya ikuti juga merupakan inisiasi dari Jakarta Film Week (JFW), Kemendikbudristek, dan BIFAN,” kata Devina. 

Continue Reading

Movie & TV

tvOne Menggandeng Pilkada.AI untuk Sukseskan Pilkada 2024

Published

on

FEM Indonesia tvOne sebagai televisi berita nomor satu di Indonesia bersama Pilkada.AI menghadirkan platform berbasis teknologi generative AI untuk mendukung kesuksesan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Kerjasama ini juga bertujuan untuk membantu para calon kepala daerah (cakada) mulai tingkat walikota, bupati hingga gubernur dalam menyusun strategi kampanye yang tepat sasaran dan relevan serta memberikan informasi yang akurat, cepat, dan dapat diandalkan kepada masyarakat mengenai Pilkada.

Maria Goretti Limi, selaku Direktur Business Marketing/Sales & Programming tvOne mengatakan pihaknya selalu memberikan inovasi terbaru mengikuti tren yang berkembang. Ini terbukti tvOne menjadi televisi pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi presenter AI.

Oleh karena itu, kolaborasi tvOne bersama Pilkada.AI merupakan wujud komitmennya untuk memberikan sesuatu yang baru dan inovatif dengan memanfaatkan teknologi terkini.

“Kami berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat, termasuk mengikuti tren atau teknologi yang kekinian. Kerjasama dengan Pilkada.AI ini adalah langkah konkret mewujudkan fungsi tvOne sebagai media massa yang terpercaya untuk mendukung demokrasi di Indonesia supaya terwujud Pilkada 2024 yang smart, efisien, dan sehat” ujar Maria Goretti Limi pada press conference di Studio tvOne, Epicentrum, Jakarta, Selasa (9/7/2024).

Ia menjelaskan kolaborasi eksklusif tvOne dengan Pilkada.AI bisa dilihat dalam dashboard Pilkada.AI. Pada fitur ini para calon kepala daerah bisa mendapatkan rekomendasi yang sesuai dengan kebutuhan kampanye dan masyarakat, mulai dari isu kritikal di daerah pemilihan, hingga rekomendasi untuk strategi kampanye, termasuk rekomendasi komunikasi, dan konten Cakada pada tayangan iklan, liputan sampai talkshow yang akan tayang di tvOne.

“Kami akan mengemas dalam bentuk yang menarik, informatif, serta faktual. Melalui fitur yang disajikan ini calon kepala daerah bisa menerapkan strategi kampanye yang tepat sasaran khususnya di media massa,” katanya.

Sementara itu, Nadia Shabilla selaku CEO Pilkada.AI menerangkan Pilkada.AI merupakan platform yang memanfaatkan teknologi generative artificial intelligence (AI) dan big data untuk memberikan solusi bagi para calon kepala daerah dalam meningkatkan efektivitas kampanye mereka.

Menurutnya, dengan Pilkada.AI, pengumpulan dan analisis data politik, dilakukan secara akurat dan komprehensif. Platform ini menyediakan One Stop Solution untuk seluruh kebutuhan kampanye calon kepala daerah. Mulai dari rekomendasi program, isu kritikal, komunikasi kampanye, video generative AI, isu daerah, isu cakada, pemetaan elektoral, hingga manajemen tim kampanye di lapangan.

“Kerjasama dengan tvOne menjadikan fitur Pilkada.AI semakin lengkap. Dengan menggunakan Pilkada.AI, cakada semakin mudah untuk berkampanye dengan strategi yang tepat sasaran dan efektif, sekaligus semakin meningkatkan popularitas melalui tayangan di tvOne. Sehingga setiap Cakada yang berkontestasi di pemilihan kepala daerah ini, mendapatkan kesempatan yang sama untuk memenangkan pemilihan,” jelas Nadia.

Nadia berharap kerjasama tvOne dan Pilkada.AI dapat meningkatkan kualitas informasi dan berita terkait Pilkada 2024.

“Melalui langkah yang positif ini diharapkan dapat membawa banyak manfaat bagi semua pihak baik dari calon pemimpin daerah, pemerintah dan juga masyarakat Indonesia. Dan tvOne tentunya menyampaikan informasi yang akurat, objektif, dan berimbang agar masyarakat bisa menentukan pilihan yang tepat dalam pemilihan kepala daerah pada gelaran Pilkada 2024 ini,” pungkasnya.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending