Connect with us

Music

Rilis ‘Da Di Du’, Hanindyta Cerita Kisah Cintanya Yang Kelam

Published

on

FEM Indonesia – Penyanyi dan pesinetron cantik, Hanindyta kembali merilis single keduanya bertajuk “Da Di Du”. Tembang yang ciptaan R. Kerta & Donall ini, syairnya bercerita tentang orang yang sudah tidak seirama, dan sudah berubah.

Syairnya menurut Hanindyta ternyata sesuai pengalaman pribadinya yang pernah menimpa kehidupannya. “Ngga enak dipertahankan, kalau tidak seirama lagi, pisah aja, masing masing aja,” ujarnya.

Hanin mengaku tidak pernah menyesal ketika meninggalkan pasangannya. Makanya meskipun bertema galau, tapi di lagu ini, Hanin tetap nampak bahagia.

“Intinya tentang kegalauan, tapi musiknya tetap joget dan gembira. Musiknya sendiri diaransemen oleh Kak Donall Kinan Sammy,” jelas penyanyi berzodiak Leo itu

Untuk konsep video klipnya, kali ini penyanyi asal Setiabudi, Medan, Sumatera Utara itu sengaja mewujudkan keinginannya. Sebab, di video klip single pertama “Sayang Akoh” Hanin gagal menghadirkan dancer dan kostum colour full.

Tapi, sekarang di lagu keduanya ini “Da Di Du” semangatnya terasa luar biasa. Sebab, Hanindyta dapat mewujudkan semua keinginannya. “Dari pengalaman lagu pertama pengen ada dancer, tapi tidak kesampaian,” ungkap Hanindyta.

Konsep video klipnya single “Da Di Du” ini bergaya Korean style, full colour, dan fashionable, serta lokasinya di Citayam Fashion Week. “Konsep fashionable dan full colour, juga menyesuaikan tema baju, alasannya karena Hanin fashionable, sesuai dengan baju, selera aku juga,” papar cewek kelahiran 4 Agustus 1999 ini.

Hanindyta terlihat adorable dan berkilau dengan kostum full colour. Selain itu, juga nampak ada balon warna-warni, dan adegan menyeberang di zebra cross. Saat pelantun single “Sayang Akoh” itu menjalani sesi syuting video klip single keduanya di Dukuh Atas, Sudirman, Jakarta Pusat.

“Pokoknya seru banget, video klipnya keren dan lagu serta musiknya juga sangat cocok, jadi aku berharap single kedua ini dapat disukai banyak orang dan booming,” pungkas Hanin.

Music

Tommy J Pisa, Maya Angela dan Tagor Pangaribuan Konser Bareng di “Barbeque Night” Jakarta

Published

on

FEM Indonesia, Jakarta – Usai hingar bingarnya pesta demokrasi di Indonesia yang menyedot perhatian pada 14 Februari yang lalu, Maman Piul Enterprise kembali memberi hiburan musik dengan menggelar konser dari para penyanyi legend bersuara emas.

Kali ini, Golden Boutique Hotel selaku penyelenggara menggandeng tiga penyanyi senior yang pernah beken pada 90an adalah Tommy J Pisa, Maya Angela dan Tagor Pangaribuan. Mereka bertiga akan mengisi panggung di Golden Boutique Hotel pada hari Jum’at (23/2) Malam secara live.

“Alhamdulillah akhirnya sudah 4 bulan kita adakan konser kecil malam kenangan di Golden Boutique Hotel Gunung Sahari, Jakarta, dengan tema Barbeque Night bersama artis kesayangan yang pernah sukses di jamannya. Lagu lagu mereka tak pernah bosan buat kangen kangenan dan  ingin mengenang masa kita muda. Dan kali ini kami pun akan menggelar konser yang lebih menarik,” ujar Bunga Saragih selaku event manager Golden Boutique Hotel, Jakarta, Kamis (22/2).

Bunga Saragih yang dalam konser tersebut juga menjadi emsi menambahkan, dirinya sebagai maneger event yang dipercaya pihak hotel yang berada dikawasan Gunung Sahari, Jakarta, mengaku bangga bisa kembali mengajak para penyanyi senior senior untuk eksis lagi meski dalam sebuah konser terbatas.

“Alhamdulillah konser ini sebelumnya sukses terus yang dibantu musisi MAMAN PIUL yang selalu Hadir menemani saya untuk memandu acara tersebut. Selain itu, golden boutique hotel juga sangat mempercayai saya untuk sebagai maneger event disini,” ungkapnya.

Bunga menjelaskan konser yang akan digelar selama 3 jam nonstop yang akan menampilkan 3 Artis penyanyi yang pernah mempunyai lagu-lagu hits dimasanya. Hal ini katanya juga atas permintaan dari pengunjung Golden Memori di Golden Boutique Hotel.

“Siapa ngga kenal Maya Angela yang beken dengan lagu “Bangku Tua”, Tagor Pangaribuan di lagu “Jangan Salah Menilai”. Dan tak kalah fenomenalnya penyanyi legen, Tommy J Pisa yang akan membawakan lagu “Dibatas Kota Ini”, semua itu bisa disaksikan malam besok,” ungkapnya.

Sementara General Manager Golden Boutique Hotel, Gandhi menambahkan, pada konser kali ini mengharapkan para tamu dan penonton yang hadir akan kemabli merasa terpuaskan kerinduannya dengan tiga artis tersebut dengan lagu-lagunya yang pernah beken. Ia juga berharap konser menjadi pengobat rindu pecinta tembang tembang memory.

“Di konser ditempat kami, pastinya penonton dapat bernyanyi bersama dengan tiga penyanyi tersebut, sambil barbequan dengan menu makanan yg lezat dan beraneka macam, itu juga tujuan kami memanjakan tamu dan penonton disini,” pungkas Gandhi.

Bagi penonton yang ini hadir menyaksikan konser terbatas, silahkan langsung menghubungi Golden Boutique Hotel di jalan Angkasa Kemayoran Jakarta. Penasaran?

Continue Reading

Music

Lagu Dangdut “Lagi Syantik” Siti Badriah Tembus 700 Juta Views di Youtube, Nagaswara Buka Rahasia!

Published

on

FEM Indonesia – Menyambut Hari Musik Nasional 2025, Video musik single “Lagi Syantik” milik Siti Badriah tembus 700 juta views di YouTube. Pencapaian tersebut makin mengukuhkan video musik milik NAGASWARA itu sebagai video musik Indonesia dengan views terbanyak sepanjang sejarah.

Siti Badriah mengaku senang dengan pencapaian tersebut. Sejak awal, video musik lagu karya Yogi RPH itu memang sudah membuatnya bangga. Apalagi, saat ini, video musik tersebut sudah mencapai 700 juta views di YouTube.

“Aku senang banget video klip ‘Lagi Syantik’ di YouTube kini 700 juta views di akun official NAGASWARA. Sejak awal baik lagu maupun video klipnya sudah membanggakan aku juga tim Nagaswqra. Semoga terus membawa berkah,” ungkap Siti Badriah, Rabu (21/2/2024).

Lagu dan video musik “Lagi Syantik” dirilis tahun 2018 di YouTube. Tidak hanya di tanah air, lagu tersebut juga disukai di luar negeri. Banyak Youtuber dari seluruh dunia ikut mengcover lagu tersebut dan memberikan pujian mereka. Pencapaian ini bikin pecah dan menggetarkan jagad YouTube. Puncaknya single “Lagi Syantik” dinyanyikan Sibad dalam penutupan Asian Games ke-18 tahun 2018 yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

“Alhamdulillah jadi banjir job, kejar setoran jadinya. Jadi banyak tawaran-tawaran untuk jadi host, sinetron, banyak orang yang lebih kenal aku sekarang,” kata Sibad.

Lewat “Lagi Syantik” pula, Sibad juha banjir penghargaan. Salah satunya penghargaan yang diterima dari kerajaan Thailand. Lagu tersebut terpilih sebagai “Best ASEAN Economic Community Song” oleh F.M. 95 MHz. Radio Station MCOT Company Limited Bangkok.Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) juga memberikan penghargaan kepada “Lagi Syantik” sebagai “Unggahan Video Clip Lagu dengan Penonton Terbanyak”. Pada saat itu, “Lagi Syantik” berhasil mendapatkan 300 juta viewers dalam 4 bulan.

“Ini adalah pencapaian Nagaswara di jagad YouTube secara organik dan otentik di industri musik tanah air dalam menyambut Hari Musik Nasional 9 Maret nanti,” kata CEO NAGASWARA Rahayu Kertawiguna. 

Continue Reading

Music

Aksi Fiersa Besari Pecahkan “Celengan Rindu” di Bekasi

Published

on

FEM Indonesia – Masih rangkaian program Blooming of Love, penyanyi Fiersa Besari, akhir pekan lalu, membuat hangat atrium lantai dasar Grand Metropolitan Bekasi. Terlebih sekitar 9 lagu yang dibawakan Bapak satu anak itu, selalu dinyanyikan bersama dengan para penggemarnya, Kawan Fiersa dan pengunjung, sejak mulai beraksi pukul 20.00.  

Langsung melantunkan Garis Terdepan, riuh rendah pun terdengar dari mulut Kawan Fiersa, nama penggemar Fiersa, dan pengunjung, baik lantai dasar, lantai 1 serta lantai 2. Komunikasi dua sisi juga terjadi usai Fiersa bernyanyi. Semisal ia mengaku kali pertama tampil pertama di Bekasi pada 2024 seraya mengingat kenangan dirinya dulu sempat tinggal di Kranggan.

Saya dulu sekolah di SMA 42 Halim, jadi dari dulu saya sudah sering keluar kota,” ujarnya.

Selesai chit chat, Fiersa melanjutkan dengan lagu Lagu Valentine, Pengecut, April, Nadir, Pelukku untuk Pelikmu, Waktu yang Salah, Runtuh dan dipungkasi lagu Celengan Rindu.

Layaknya penikmat lirik puitis, Kawan Fiersa serta pengunjung terlihat antusias mengikuti lirik yang dilantunkan penyuka naik gunung tersebut. Bahkan lautan gawai selalu merekam penampilan Fiersa selama lebih kurang 1,5 jam itu.

Mengenakan pakaian dominasi hitam, ia juga sesekali bercerita setiap akan membawakan lagu diselingi lemparan jokes yang disambut tawa penonton. Fiersa pun menyempatkan selfie menggunakan ponsel penggemar dan melemparkan beberapa pik gitar ke arah penonton dari atas stage pada akhir pertunjukan.  [foto/teks : denim]

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending