Connect with us

Ekonomi & Bisnis

Layanan Digital Mudahkan Pelaku UMKM Bertransaksi dan Kembangkan Bisnis

Published

on

FEM Indonesia – Diakui perkembangan tehnologi memudahkan masyarakat dalam berkegiatan. Semisal Founder Proudly Shoes, Inteun Wulansari yang merasakan manfaat dari ragam layanan dalam menjalankan bisnis sepatunya.

Sebagai pemilik bisnis UMKM, dirinya mengaku teknologi memegang peran besar dalam memberikan kenyamanan bagi para pelanggannya termasuk dalam bertransaksi.

“Salah satu tantangan bagi pelaku UMKM adalah dalam menciptakan loyalitas pelanggan sehingga mereka berkeinginan untuk kembali lagi dan membeli produk yang ditawarkan. Di Proudly Shoes, yang kami lakukan untuk menciptakan loyalitas tersebut adalah dengan berusaha memberikan kepuasan kepada para pelanggan, baik dari segi kualitas produk atau kenyamanan dalam bertransaksi,” ujarnya dalam media gathering UMKM Maju Dengan ShopeePay secara daring, Senin (8/8).

Bahkan, lanjut perempuan yang berbisnis sepatu melalui berbagai kanal digital ini, menanyakan hal apa yang membuat pelanggannya nyaman dalam bertransaksi.

“Bagi pelanggan yang merasa lebih nyaman untuk bertransaksi setelah bertanya dengan tim customer service kami melalui WhatsApp, kami selalu arahkan mereka untuk bertransaksi secara lebih hemat melalui fitur Transfer ShopeePay,” kata Inteun.

Diakui dengan penggunaan transaksi melalui fitur tersebut, ia melihat peningkatan pelanggan yang memilih pembayaran seperti ini. Terlebih tak sedikit layanan menarik, hemat dan promo yang diberikan fitur Transfer ShopeePay.

“Saya menyarankan kepada sesama pelaku UMKM di luar sana untuk tidak ragu memanfaatkan teknologi serta berbagai dukungan lainnya yang dihadirkan oleh berbagai pihak seperti ShopeePay untuk pelaku UMKM,” terang Inteun.

Sedangkan Ketua Sahabat UMKM BPD Jawa Barat, Rifqi Firmansyah menilai perkembangan tehnologi harus diikuti dan dipelajari guna memajukan bisnis para pelaku UMKM. Karenanya di era digital saat ini menjadi kunci untuk tumbuh dan perluas jangkauan bisnis adalah masuk ke dalam ekosistem digital, adopsi layanan berbasis teknologi pada bisnis, serta pintar memanfaatkan program dan fitur yang ditawarkan oleh berbagai platform layanan digital.

Sementara itu Head of Business and Partnerships ShopeePay, Lala Eka Nilam mengatakan UMKM merupakan pilar penting dan roda penggerak ekonomi Indonesia. Namun di era yang serba digital ini, katanya, masih banyak pelaku UMKM yang perlu didorong untuk mengintegrasikan usaha mereka ke ranah digital guna mendapatkan manfaat penuh dari ekonomi digital.

“Sejalan dengan komitmen jangka panjang #ShopeeAdaUntukUMKM, kami secara aktif terus menjangkau pelaku UMKM di berbagai daerah di Indonesia untuk berdiskusi dan berbagi cara dalam mengoptimalkan pertumbuhan bisnis. Kami harap fitur Transfer ShopeePay dan berbagai inisiatif lainnya yang kami hadirkan bisa turut berperan pada perkembangan bisnis UMKM yang kami jangkau, khususnya di Jawa Barat,” imbuh Lala. [foto : dokumentasi/teks : denim]

Ekonomi & Bisnis

d’Orange Apartemen Usung Konsep Hunian Syariah dengan Harga Murah di Kota Depok

Published

on

FEM Indonesia Taiwan – Apartemen d’OrangePark hadir di kawasan Gas Alam, Cimanggis, Kota Depok, dekat dengan Tol Cinere-Jagorawi (Cijago). Apartemen yang digagas oleh Mitra Jaya Realty ini mengusung konsep Syariah yang diklaim akan menjadi hunian nyaman dan modern untuk keluarga.

Direktur Utama dari Mitra Jaya Realty, Tumanggo Pitta Raja menjelaskan, d’OrangePark menempati lahan seluas hampir satu hektar. “Jadi di sini akan dibangun tower-tower apartemen dengan jangka masa pembangunan estimasinya 36 bulan,” kata Pitta dalam acara ground breaking, Sabtu (17/2/2024). 

Nantinya, Apartemen d’OrangePark akan menyediakan 750 unit dengan dua tipe untuk dimiliki masyarakat umum. “Selain apartemen kita ada yang namanya d’OrangePark residence, yakni perumahan yang juga berbasis syariah,” ujarnya. Dengan fasilitas modern namun mengusung konsep Syariah, d’OrangePark diklaim memiliki harga yang termurah dikelasnya.

Untuk satu unit apartemen dibanderol mulai Rp 300 juta, sedangkan hunian rumah dibanderol sekitar Rp 1 miliar. Dengan konsep Syariah ini, Pitta memastikan apartemennya akan menjadi hunian nyaman tanpa adanya praktik prostitusi di dalamnya. “Kita sudah mempunyai komitmen dengan BNN bahwa setiap saat mereka bisa melakukan pemeriksaan terkait dengan narkoba. Kita juga mengusung konsep syariah. Jadi ini hunian untuk orang-orang yang tumbuh bersama dengan keluarga yang cara yang baik,” jelasnya.

Sementara Ren Tobing selaku Direktur Utama dari Keiski Group, pengelola hotel dan Kawasan d’OrangePark Apartment, Hotel & Residence menyatakan, Keiski Group sangat bangga dapat menjalin hubungan bisnis yang strategis dengan Mitra Jaya Realty. 

Kata Ren Tobing, ditengah upayanya membangun kembali bisnis hospitality yang sempat terpuruk saat pandemic covid-19, diantaranya pengelolaan hotel & serviced apartment dibawah brand Keiski Hotel serta Nemuru Hotel di berbagai lokasi strategis, pengembangan bisnis resto-cafe-catering yang independen, serta recana terjun dalam bisnis developer properti, maka kerjasama yang ditandai dengan peresmian pembangunan d’OrangePark ini menjadi salah satu momentum yang sangat baik.

“Dengan konsep yang sangat luar biasa diciptakan oleh Mitra Jaya Realty dan dikombinasikan dengan profesionalisme pengelolaan bertaraf internasional dari Keiski Group, maka Saya yakin d’OrangePark akan menjadi pilihan favorit dalam berbagai kegiatan penginapan & pertemuan di daerah Depok dan sekitarnya. Selain itu, ini tentunya ini akan menciptakan peluang ekonomi baru termasuk pengadaan lapangan kerja serta meningkatkan kegiatan pariwisata serta ekonomi kreatif di daerah Depok,” papar kelahiran  7 Juni 1972 ini, kini menjabat Direktur Utama, Keiski Group, pengelola hotel dan Kawasan d’OrangePark Apartment, Hotel & Residence.

Menurutnya terdapat 4 hal yang dapat dijadikan patokan  keberhasilan bagi bisnis hotel dan service apartemen. Satu ada tiga L. Yaitu, lokasi, lokasi, lokasi. “Dan itu ada di kota Depok tercinta ini,” pungkasnya.

Continue Reading

Ekonomi & Bisnis

Cari Cuan dari Hape, Yayasan Suara Mandala Produksi Gandeng Simonida Media Lewat Teknologi Digital

Published

on

FEM Indonesia, Jakarta – Di jaman semakin moderen, hanya menggunakan hp bisa mengembangkan bisnisnya atau membuka peluang kerja. Salah satunya lewat aplikasi Simonida Media. Aplikasi ini memungkinkan siapapun bisa menghasilkan cuan atau uang dengan mudah sambil rebahan.

Perusahaan dari Amerika ini menjadi inovasi terbaru di Indonesia, lantaran melakukan kontrak kerja dengan publik figur, produk-produk jasa, yang memang diiklankan, atau siapa pun baik perusahaan atau perorangan yang ingin meningkatkan rating mereka di media sosial FB, Tik Tok dan Youtube. Sementara member Simonida Media hanya melakukan me-subscribe, Me-Like dapat uang jasa.

“Kita hanya tinggal me-subscribe me-like, hanya itu saja. Sangat mudah dan sudah familiar. Perusahaan ini berasal dari Amerika, dan sudah ada izinnya,” ujar Cahaya Bunga Saragih, seorang member sukses yang dan Sekjen Yayasan Suara Mandala Produksi, di acara pengenalan Simonida Media dengan tema Peluang Bisnis dengan Memanfaatkan Teknologi Digital, Selasa (21/11/2023).

Maman Piul

Bunga menceritakan ekonominya mulai bangkit setelah menjadi member Simonida Media. “Jujur saja, saya punya uang tinggal Rp 15 juta. Saya bingung mau diapain ini uang. Lantas teman saya datang memperkenalkan bisnis digital ini. Saya pun bismillah bergabung jadi member. Dan Alhamdulillah sekarang ekonomi keuangan saya sudah bangkit. Bahkan saya sudah bisa bantu-bantu yayasan,” papar wanita yang akrab disapa bunda Bunga ini.

“Visi dan Misi Simonida Media faktor utamanya adalah untuk mensejahterakan masyarakat. Selama itu baik dan manfaat mengapa tidak,” tegas bunda Bunga.

Bunga mengungkapkan bahwa antusias masyarakat begitu tinggi untuk bergabung di dunia usaha digital pada perusahaan Simonida Media, dan sejauh ini dari mereka yang menjadi member telah banyak keuntungan yang didapat.

Tak hanya Bunga, penyanyi senior Endang S Taurina yang turut hadir dan menghibur juga menyambut positif bisnis ini. Menurutnya selama bermanfaat dan bisa membantu perekonomian kenapa tidak. “Ya kita kan wajib ikhtiar, berusaha. Ini salah satu jalan untuk kita mendapatkan penghasilan,” ujar Endang S Taurina yang juga tampil menyanyi dengan suara emasnya.

Sementara musisi Maman Piul sebagai Ketua Yayasan Suara Mandala Produksi mengatakan dirinya bergabung ke Simonida Media sejak satu bulan lalu. Dari sini ia sudah bisa membantu keuangan Yayasan.

“Kita bekerjasama dengan Simonida Media. Ini satu kesempatan istimewa bagi rekan-rekan semua untuk maju bersama kami, untuk merubah keadaan perekonomian pribadi atau keluarga. Saat ini kita hidup di era serba digital, yang semakin dipermudah dalam berbagai akses informasi,” jelas Maman Piul.

Sementara, Deni Hamdani selaku Member VIP 4 – agen level 3 mengatakan antusias masyarakat begitu tinggi untuk bergabung di dunia usaha digital pada perusahaan Simonida Media, dan sejauh ini dari mereka yang menjadi member telah banyak keuntungan yang didapat.

“Sebagian besar member yang tergabung di Simonida Media mengaku sangat diuntungkan adanya platform digital Simonida Media, karena telah terbantu perekonomiannya, yang berasal dari keuntungan meraka selama menjadi member di Simonida Media,” kata Denny. Denny juga menuturkan, keberadaan perusahaan Simonida Media tidak semata-mata menjalankan usahanya. Kehadiran Simonida Media juga telah banyak melakukan kegiatan sosialnya.

“Kita juga bekerjasama dengan Yayasan Suara Mandala Produksi untuk kegiatan-kegiatan sosial. Seperti membantu anak-anak jalanan agar mereka bisa mandiri dan menjadi member Simonida Media,” kata Denny.

Dalam acara tersebut yang bertema “Peluang Bisnis Dengan Memanfaatkan Teknologi Digital” yang diiringi musik oleh grup dari Maman Piul, acara juga menjadi ajang silaturahmi dan memperkenalkan Simonida Media kepada undangan yang rata-rata dari kalangan penyanyi dan seniman serta pebisnis. 

Bunda Bunga juga menggelar selebrasi ulang tahun ibu kandungnya dan memberikan kado bunga uang yang jumlahnya puluhan juta.

Continue Reading

Ekonomi & Bisnis

Baru Dibuka, Pameran Makanan Minuman ‘SIAL InterFood’ Diserbu Ribuan Pengunjung

Published

on

By

FEM Indonesia – Pameran International makanan dan minuman terbesar di Indonesia, SIAL InterFood ke 24 resmi dibuka pada hari ini, 8 November sampai 11 November 2023. 

Pameran yang diselenggarakan bersamaan dengan Seafood Show Asia Expo 2023 dan INAShop Expo 2023 di Jakarta International Expo Kemayoran terlihat diserbu pengunjung sampai antri tiket.

Bahkan dalam pameran yang melibatkan 895 perusahaan diantaranya 100 UMKM dan Peserta yang berasal dari 20 negara yang ikut berpatisipasi dalam pameran yang di selenggarakan oleh Krista Exhibitions.

CEO Krista Exhibition Daud D. Salim mengatakan dalam openingnya bahwa pameran tahunan SIAL InterFood 2023 kembali terselenggara dan mengalami peningkatan 20% peserta dibandingkan tahun 2022, Selain itu ada sekitar 100 peserta dari para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ikut serta di pameran ini dapat memperluas jaringan serta meningkatkan bisnis hingga go internasional. 

“Pameran ini juga menyediakan platform yang lengkap untuk menghubungkan antara peserta dan pengunjung pameran dilengkapi oleh sesi Business Matching agar para pelaku industri makanan dan minuman ini bisa saling terhubung dan menjaring potensi baru untuk mengembangkan bisnis mereka” jelas Daud D Salim saat menyampaikan sambutannya di acara pembukaan Sial InterFood 2023 di hall D2 Jakarta International Expo Kemayoran.

Ketua Umum Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia (GAPMMI), Adhi S. Lukman menyampaikan sambutannya pada pembukaan Sial InterFood 2023. “Bahwa senantiasa menyambut baik dan mendukung PT.Krista Exhibitions dalam memprakarsai Pameran SIAL Interfood 2023, yang diadakan pada tanggal 8-11 November 2023 di Jakarta International Expo, Kemayoran. Tahun 2023 ini, GAPMMI mengikutsertakan 17 IKM binaan sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional Indonesia Spice Up The World dan Bangga Buatan Indonesia, dimana dalam kedua program nasional tersebut, GAPMMI menjadi salah satu koordinatornya. Diharapkan melalui pameran ini, para pelaku usaha IKM binaan GAPMMI bisa mendapatkan banyak buyer potensial dan tentunya dapat memperoleh manfaat yang positif untuk kemajuan usahanya”, ujar Adhi S. Lukman.

Bekerjasama dengan berbagai Organisasi, Asosiasi, pakar di bidang industri makanan dan minuman terkemuka, chef, juga praktisi di bidang kuliner dan gastronomi bertaraf internasional dan berbagai program menarik yang akan di sajikan seperti “Sial Innovation” merupakan program acara yang memberikan penghargaan tertinggi kepada peserta SIAL InterFood 2023 atas inovasi terbaik untuk produk makanan minuman dan industri pendukungnya, seperti pengemasan dan pengolahan. 

Produk pemenang akan ditampilkan di semua jaringan pameran SIAL, seperti di Perancis, Cina, Kanada, India, Tiongkok, hingga Timur Tengah. Pengujung juga disuguhkan dengan kompetisi memasak yang diselenggarakan oleh Association Cullinary Profesionals (ACP) yang diikuti lebih dari 600 peserta yang bertajuk La Cuisine 2023, program menarik dari Indonesia Coffee Art Battle (ICAB) dan Sial Interfood Roasting Competition (SIROC) yang mengajak para pelaku Industri kopi tanah air, Esperto Barista Workshop, La Cuisine Pastrie, Gelato Workshop by Espresso Italy,Seminar GAPMMI, Seminar dari IPF, LPPOM MUI, KAN.

Pameran SIAL InterFood 2023 ini bertujuan untuk membangkitkan kembali potensi industry makanan dan minuman Indonesia. Pameran Sial Interfood merupakan pameran yang tepat untuk mempromosikan makanan dan minuman Indonesia yang berpotens dikenal hingga pasar mancanegara. 

Saat mengunjungi pameran tersebut, para pengunjung akan disuguhkan dengan banyaknya variasi seperti makanan olahan bahan dasar susu dan keju,daging dan daging olahan, ikan, hasil laut, buah, sayuran, teh, gula, coklat, makanan dan minuman kebugaran dan kesehatan, makanan beku, es krim,gelato, pizza, makanan organic makanan siap saji kalengan, bahan untuk bakery, hingga makanan dan minuman beralkohol. Tak hanya itu, juga dapat menemukan sejumlah alat- alat penunjang bisnis kuliner seperti mesin baking sampai dengan packaging.

Berkat dukungan Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia bersama dukungan berbagai asosiasi terkemuka seperti Gabungan Produsen Makanan Minuman (GAPMMI), Asosiasi Lisensi Indonesia (ASENSI), Association of Culinary Professionals (ACP), Asosiasi Pengusaha Pengolahan Dan Pemasaran Produk Perikanan Indonesia (AP5I), Asosiasi Rantai Pendingin Indonesia (ARPI), Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Asosiasi Artisan Teh Indonesia (ARTI), Dewan Kopi Indonesia (DEKOPI), Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI), Perkumpulan Petani dan Penggiat Kopi Indonesia ( Asosiasi Kopi Indonesia-ASKI ), Federasi Pengemasan Indonesia (IPF) menjadi parameter kesuksesan SIAL InterFood 2023.

Pameran SIAL Interfood 2023 akan dibuka mulai Rabu – Sabtu, pukul 10.00 – 19.00 WIB dan terbuka untuk umum. Setiap pengunjung yang ingin masuk ke arena pameran akan dikenakan biaya registrasi sebesar Rp 150.000. Dengan begitu, pengunjung akan mendapatkan akses selama empat hari di semua hall pameran Sial Interfood 2023. [kristiaprilia]

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending