FEM Indonesia – Dunia musik remaja Indonesia kembali kedatangan pendatang baru berbakat. Penyanyi muda Machika Eva resmi merilis single perdana berjudul “Kupu Lucuku”, lagu ciptaan Aditya Gumay yang mengangkat kisah manis tentang cinta pertama, rasa kagum yang polos, serta harapan sederhana seorang remaja kepada sosok yang disukainya.
Mengusung genre pop remaja dengan nuansa hangat dan ringan, “Kupu Lucuku” menjadi simbol perjalanan hidup Machika. Judul lagu ini terinspirasi dari proses metamorfosis kupu-kupu, yang merepresentasikan transformasi dirinya dari dunia modeling dan akting menuju industri musik.
“Lagu ini sangat dekat dengan aku. Mulai dari usianya, pengalaman perasaannya, sampai warna musiknya terasa personal banget,” ungkap Machika.
Lewat lirik yang lembut dan emosional, “Kupu Lucuku” menggambarkan fase remaja saat mulai mengenal rasa suka, diam-diam mengagumi seseorang, hingga menjadikannya pusat perhatian hati. Salah satu lirik favorit Machika berbunyi, “Karena hanya dia yang kumau menemani hidupku,” yang menurutnya sangat merepresentasikan perasaan remaja saat jatuh cinta untuk pertama kali.
Sebelum proses rekaman dimulai, Machika bahkan sempat memberikan referensi lagu-lagu favoritnya kepada Aditya Gumay sebagai gambaran konsep musik yang diinginkan. Hasil akhirnya pun terasa begitu personal dengan satu kata yang paling menggambarkan lagu ini menurut Machika: “kagum.”
Single ini menjadi langkah baru bagi Machika setelah sebelumnya aktif di dunia modeling dan akting sejak kecil. Selain terus mengembangkan kemampuan di bidang vokal, ia juga tetap aktif mendalami akting, modeling, hingga public speaking. Di tengah kesibukannya di dunia hiburan, Machika tetap memprioritaskan pendidikan sebagai siswi kelas 2 di Global Indonesia School, Serang, Banten.
Sebelum debut solo, Machika diketahui pernah tergabung dalam grup Ananda Voice 8 melalui lagu “Menang Kalah”. Keseriusannya menapaki industri musik di tahun 2026 mendapat dukungan penuh dari Aditya Gumay, yang kemudian menciptakan “Kupu Lucuku” secara khusus untuknya. Aransemen lagu digarap oleh Om Adam dengan balutan musik pop yang ringan, hangat, dan dekat dengan kehidupan remaja masa kini.
Tak hanya di musik, prestasi Machika di dunia hiburan juga cukup mencuri perhatian. Ia pernah masuk TOP 7 FLS3N, membintangi sejumlah film layar lebar seperti Dewa Dewi, Dulmuluk Dulmalik, serta Nia Kurniasari. Di bidang modeling, Machika juga sukses meraih gelar juara The F Icon Indonesia 2025 mewakili Kota Serang.
Dalam perjalanan kariernya, Machika menyadari dunia hiburan penuh tantangan dan komentar publik. Namun, ia memilih untuk tetap fokus pada pengembangan diri, rendah hati, dan terus belajar.
“Semua butuh proses. Tidak ada keberhasilan yang instan,” ujarnya.
Menariknya, proses produksi “Kupu Lucuku” terbilang singkat. Rekaman dilakukan sekitar satu bulan sebelum perilisan meski saat itu Machika masih dalam masa pemulihan dari flu dan batuk. Pengalaman tersebut justru menjadi tantangan sekaligus pembelajaran baru dalam perjalanan bermusiknya.
Video klip lagu ini pun menjadi momen spesial karena menghadirkan Raden Rakasebagai model utama. Machika mengaku sempat gugup membangun chemistry lantaran sudah lama mengidolakan Raden Raka sejak tampil di sinetron Magic 5. Meski begitu, proses syuting berlangsung hangat dan menyenangkan.
Melalui “Kupu Lucuku”, Machika berharap karyanya bisa diterima masyarakat luas, terutama para remaja yang tengah mengalami fase jatuh cinta pertama.
“Semoga lagu ini bisa jadi teman untuk mengekspresikan rasa kagum, harapan, dan keberanian untuk bermimpi,” harapnya.
Machika juga menitipkan pesan bagi generasi muda agar tidak takut berproses, mencoba hal baru, dan terus percaya pada mimpi. Sebab menurutnya, setiap perjalanan menuju cita-cita membutuhkan kerja keras, konsistensi, dan keberanian untuk terus belajar.


Tinggalkan Balasan